Pada bagian 1 (lihat Tutorial PRAAT – Bagian 1), kita telah melihat bagaimana cara membuat data bunyi baru atau membuka data bunyi lama. Dari tutorial bagian 1, kita telah mempunyai satu data bunyi di daftar (list) “Objects:” pada jendela “Praat Objects”, yaitu “Sound Tutorial_01”. Pada bagian 2 ini, data bunyi “Tutorial_01” dibersihkan dan disegmentasi.
1. Edit Data Bunyi (edit sound)
Data bunyi yang akan dianalisis lebih lanjut dibersihkan terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkah membersihkan data bunyi (Sound):
1. Klik tombol “Edit” di sisi kanan jendela “Praat Objects”. Setelah itu, muncul jendela “1. Sound Tutorial_01”.
2. Pada jendela “1. Sound Tutorial_01” itu, informasi yang saya tampilkan hanya “spectogram” dan “pitch”. Pilihan informasi yang ingin ditampilkan dapat dilihat dengan cara: klik menu “View”, kemudian klik “Show analyses…” sehingga muncul jendela “Show analyses”.
3. Pada jendela “Show analyses”, dapat dipilih informasi apa saja yang ingin ditampilkan.
Show spectogram: muncul garis-garis hitam putih rapat renggang.
Show pitch: muncul garis biru yang menunjukkan frekuensi.
Show intensity: muncul garis kuning yang menunjukkan kelantangan.
Show formant: muncul garis-garis merah yang menunjukkan ruang resonansi. Pada penelitian vokal, yang diteliti adalah formant-nya.
4. Misalnya, jika ingin menampilkan informasi intensitas, klik kotak putih di sebelah kiri “Show intensity” sehingga muncul “tanda centang” atau “tanda rumput” (v). Setelah memilih informasi apa saja yang ingin ditampilkan, klik “Apply” dan “OK”.
5. Setelah itu, bersihkan data dari suara-suara atau bunyi lain yang tidak termasuk dalam ujaran yang ingin dianalisis. Ketika orang berbicara, biasanya selalu ada jeda kesenyapan sebelum dan sesudah mulai berbicara. Kesenyapan sebelum dan sesudah ujaran yang akan dianalisis itu dibuang, tapi ingat: yang dibuang hanya bagian sebelum dan sesudah ujaran, jangan membuang bagian yang ada di dalam atau di antara ujaran yang akan dianalisis.
6. Cara membuang bagian sebelum ujaran: klik batas paling kiri area berwarna putih sampai muncul angka 0 berwarna merah di atas batas paling kiri itu, tahan tombol “Shift” pada keyboard sambil klik bagian yang paling mendekati awal ujaran.
7. Setelah itu, klik tab durasi teratas yang ada di bagian bawah (yang ada tulisan 0.325202) untuk mengecek bunyi yang terdengar di area berwarna merah muda. Klik juga tab di sebelahnya (yang ada tulisan 2.348494) untuk mengecek apakah ujaran yang akan dianalisis terpotong atau tidak dan apakah masih ada kesenyapan sebelum ujaran dimulai. Jika sudah yakin, klik menu “Edit”, kemudian klik “Cut”.
8. Lakukan hal serupa untuk memotong bagian setelah ujaran.
9. Jika proses pembersihan data bunyi sudah selesai, hasilnya adalah ujaran yang akan dianalisis. Bunyi yang terdengar hanya bunyi yang akan dianalisis. Untuk mengecek bunyi yang terdengar dari data bunyi, coba klik tab “Total duration” di bagian paling bawah.
10. Jika masih ada kesenyapan yang cukup lama sebelum atau sesudah ujaran, atau jika bunyi yang terdengar dirasa belum bersih, ulangi pembersihan data.
11. Jika pembersihan data dirasa sudah cukup, tutup jendela “1. Sound Tutorial_01”, dengan cara klik tombol merah bertanda silang di pojok kanan atas jendela “1. Sound Tutorial_01” atau klik menu “File”, kemudian “Close”.
12. Ujaran dalam data bunyi dapat didengar dengan cara menekan tombol “Play” yang ada di sisi kanan jendela “Praat Objects”.
13. Simpan “Sound object” yang sudah dibersihkan tadi. Cara menyimpan “Sound object” PRAAT sudah ada di “Tutorial PRAAT – Bagian 1”. Untuk tutorial ini, “Sound object” disimpan ke text file dengan nama “Tutorial_11.Sound”.
2. Segmentasi
Tahap selanjutnya adalah melakukan segmentasi terhadap data bunyi yang sudah dibersihkan. Sebelum melakukan segmentasi, perlu dibuat “TextGrid”. Cara membuat atau menghasilkan “TextGrid” adalah sebagai berikut.
1. Klik tombol “Annotate -“ di sisi kanan jendela “Praat Objects”, kemudian klik “To TextGrid…”.
2. Setelah itu, muncul jendela “Sound: To TextGrid”. Pada textbox “All tier names:” terdapat tulisan “Mary John bell”. Tiga kata itu mewakili tiga hal yang akan disegmentasi, yaitu kata, silabel (suku kata), dan segmen. Kalau tujuannya menganalisis intonasi, cukup segmentasi persilabel. Kalau tujuannya menganalisis tekanan, segmentasi persegmen. Untuk tutorial ini, saya akan melakukan segmentasi persilabel. Oleh karena itu, tulisan “Mary John bell” saya ganti menjadi “silabel”. Setelah mengganti menjadi “silabel”, klik “OK”.
3. “TextGrid” muncul di bawah “Sound” di daftar (list) “Objects:” pada jendela “Praat Objects”.
4. Sorot objek “TextGrid” dan “Sound” secara bersamaan, dengan cara tahan tombol “Shift” atau “Ctrl” pada keyboard sambil klik Sound dan TextGrid. Setelah itu, klik tombol “Edit” di sisi kanan jendela “Praat Objects”, dan muncullah jendela “2. TextGrid Tutorial_01”.
5. Selanjutnya, lakukan segmentasi. Kalimat ujaran dalam tutorial ini adalah [makan nasi] yang akan disegmentasi menjadi [ma], [kan], [na], dan [si].
6. Cara membuat segmentasi, misalnya untuk [ma]. Klik di area tengah (yang ada garis birunya) di mana kira-kira bunyi [ma] terdengar. Kemudian klik tab durasi di bawahnya (yang ada tulisan 0.100890) untuk mengecek apakah benar bunyi [ma] yang terdengar, apakah bunyi [k] terdengar. Klik juga tab durasi di sebelahnya, apakah bunyi [k] terdengar sempurna atau terpotong (terbawa) ke bunyi [ma].
7. Setelah yakin bunyi [ma] terpisah dengan sempurna, klik bulatan kosong yang membatasi [ma] dengan [kan nasi]. Selanjutnya, tulis “ma” di bagian itu.
8. Lakukan hal yang serupa untuk [kan], [na], dan [si].
9. Jika garis batas (boundary) antarsilabel ingin digeser, klik dan tahan garis batas itu kemudian geser. Jika garis batas antarsilabel ingin dihilangkan, klik garis batas yang ingin dihilangkan, klik menu “Boundary”, dan klik “Remove”.
10. Jangan lupa simpan “TextGrid object”, caranya sama seperti menyimpan “Sound object”. Untuk tutorial ini, “TextGrid object” disimpan ke text file dengan nama “Tutorial_01.TextGrid”.
Lanjutan dari “Tutorial PRAAT – Bagian 1″ << | >> Bersambung ke “Tutorial PRAAT – Bagian 3″.
(c) 2010, Arawinda Dinakaramani.












Saya minta maaf karena belum sempat melanjutkan lagi.
Sudah sejak sekitar setahun yang lalu saya memetieskan file-file PRAAT karena sibuk dengan tesis, dan setelah lulus, sibuk dengan kerjaan dan lain-lain. Kalau ternyata ada yang membutuhkan, baiklah, saya akan usahakan membongkar lagi file-file PRAAT saya dan melanjutkan tutorial ini dalam waktu dekat.
By: aquaralpha on January 7, 2012
at 1:20 am
postingannya gak da lanjutannya…lanjutin dong..saya butuh neh…analisa skripsi saya tentang praat..bisa bantuin gak??help me pliiisss
By: noveliza on January 2, 2012
at 9:36 am
Aih.. ternyata blogku ini punya fans setia… aku jadi terharu :”> *hehe*
Iya nih, baru mau ditulis. Maaf sudah membuatmu menunggu cukup lama. Btw, happy new year 2011.
By: aquaralpha on December 31, 2010
at 11:56 am
udah mau akhir tahun..
belom ada postingan tutup buku 2010 ya?? hehe….
By: anxin on December 31, 2010
at 7:48 am